DAMPAK DARI MULTIMEDIA




III. DAMPAK DARI MULTIMEDIA
·         Indikasi rendahnya minat baca bermula ketika televisi swasta mengudara di Tanah Air pada awal 90-an. Namun, satu dekade kemudian telah menjamur berbagai stasiun televise swata yang menyuguhkan berbagai macam tayangan. Padahal, pada mulanya hanya ada satu stasiun televisi milik pemerintah. Itupun dengan komposisi tayangan yang sangat terbatas. Dulu, aktivitas rumah tangga khususnya anak-anak, diwarnai dengan membaca buku atau permainan yang mengandalkan fisik. Ironisnya, sekarang kehidupan manusia tidak bisa lepas dari televisi dan teknologi informasi lainnya
·          
Daya tarik berbagai teknologi multimedia saat ini mengakibatkan jarangnya interaksi dangan bahan bacaan karena mereka terlalu asik dengan berbagai alat multimedia yang bisa mengurangi intensitas membaca buku.
·         Terlalu sering berada di depan media elektronik juga memberi dampak negatif bagi kesehatan. Dampak buruk akibat terlalu banyak menonton TV disampaikan oleh Ian Morgan dari the Australian National University Canberra. Hasil analisa 40 kasus, faktor terlalu banyak menonton TV merupakan sebuah hal yang patut disalahkan karena mengurangi daya lihat mata.
·          
·         Sedangkan penggunaan laptop berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Boston, terungkap sekitar 50 persen mahasiswa pengguna laptop kerap mengeluhkan rasa nyeri setelah menggunakan komputer selama satu jam. Penelitian dilakukan terhadap 18 juta mahasiswa pada tahun 2008. Sehingga lebih aman bagi kesehatan ketika kita membaca buku dari pada membaca sebuah bacaan di media elektronik.
·         Dampak negatif lain dengan adanya berbagai alat multimedia, masyarakat terutama pelajar terlalu sibuk mengakses media internet dan alat-alat media komunikasi dan elektronik adalah asyik sendiri sehingga


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

About Me

Followers